DAERAH

POLITIK

Subscribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Formasi Riau Minta Kejati Riau Terbuka dan Tegas Soal Laporan Bupati Kuansing

By On Juni 19, 2021

Direktur FORMASI Riau, Dr. Muhammad Nurul Huda.,SH.,MH Ahli Hukum Pidana Indonesia.


Riau, Kuansing -
Direktur Forum Masyarakat Anti Korupsi (Formasi) Riau, Dr Muhammad Nurul Huda SH MH meminta Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Riau memberikan statman yang jelas ke publik atas dugaan pemerasan yang dilaporkan Bupati Kuantan Singingi, Andi Putra kepada Kejati Riau.


"Kajati Riau Dr Jaja jangan diam dong, berikan stateman yang jelas dan tegas ke publik Riau. Kapan kasus ini dituntaskan, dan apa sudah ada tim khusus yang dibentuk untuk mengusut laporan Bupati Kuansing ini," ujar Dr Nurul Huda.


"Kami menilai, jika sikap tegas tidak segera ditunjukkan Kajati Riau. Kami ragu pencegahan dan pemberantasan korupsi dibawah Kajati riau, Dr Jaja berjalan dengan baik," sambungnya.


Untuk itu, Formasi Riau memberikan saran kepada Kajati Riau, Dr Jaja membentuk tim khusus dan menggandeng KPK untuk mengusut laporan Bupati Kuansing Andi Putra.


Kemudian, pihaknya juga meminta percepat semua pengusutan kasus dugaan korupsi yang sedang ditangani Kejari Kuansing.


Sebelumnya diberitakan oleh Riauterkini (18/2021), sejak lepas Sholat Jumat (18/6/2021) Bupati Kuantan Singingi (Kuansing) didampingi pengacaranya, Dody Fernando berada di Kantor Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau. Infonya, putra mantan Bupati Kuansing Sukarmis itu datang untuk melaporkan Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Kuansing Hadiman. Infonya lagi, ada dugaan pemerasan.


Politisi Partai Golkar tersebut sempat diterima Kepala Kejati Riau Jajang Subagja. Setelah itu, pertemuan dilanjutkan dengan bagian pengawasan.


Usai membuat laporan, Bupati Kuansing mendampingi Pengacaranya memberi penjelasan resmi. Kepada wartawan mengatakan bahwa, Kajari Kuansing Hadiman, melalui anak buahnya berjabatan Kasi meminta uang Rp 1 Miliar kepada Bupati untuk menghilangkan namanya di perkara Tipikor yaitu kasus dana tunjangan ketika bupati menjabat sebagai Ketua DPRD Kuansing.


"Seminggu kemudian oknum jaksa Kejari Kuansing yang mengaku disuruh kepala Kejari, jabatannya Kasi Pidsus meminta uang tambahan Rp100 juta. Kalau tidak di kasi, akan ditindak lanjuti kasus dana tunjangan di DPRD," bebernya.


Atas laporan tersebut, Bupati Kuansing minta Kejati Riau meresponnua. "Kita meminta pihak Kejati untuk menanggapi laporan tersebut dan meminta pihak Kejati untuk mengambil alih kasus itu," demikian penjelasannya.


Sementara itu, Asisten Intelijen Kejati Riau, Raharjo Budi Krisnanto SH membenarkan ada  laporan pengaduan dari Bupati Kuansing terhadap Kepala Kejari Kuansing. Laporannya masih diterima di Pengawasan.


"Kita lihat dulu, masih dalam proses di Pengawasan. Nanti pihak pengawasan akan menelaah laporan tersebut," ujarnya menjawab wartawan yang sedang menunggu laporan Bupati Kuansing tuntas dan memberikan penjelasan resmi.


Ketika ditanya mengenai dugaan pemerasan, Budi Krisnanto belum bisa memberi kepastian, la minta menunggu hasil telaah Pengawasan.


Atas laporan bupati kuansing tersebut, di media galaksipost (18/2021), kejari kuansing hadiman membantah dirinya melakukan pemerasan, bahkan mengancam akan melapor balik pihak yang menuduhnya melakukan pemerasan.


Dikutip dari Postingan Dr Elvriadi di salah satu grup WhatsApp menyampaikan, "takkanlah Bupati senekat itu mengarang cerita bahwa dia diperas, tentu makin dalam kasusnya. Kang Jaja harus bersikap tegas. Coba check and recheck," tulisnya. (Rls/Tim)

Rudi Tinjau Vaksinasi Covid-19 Bagi 1.300 Karyawan dan Tenant di Nagoya Hill Shopping Mall Redaksi

By On Juni 02, 2021


Wali Kota Batam, Muhammad Rudi, meninjau vaksinasi Covid-19 bagi 1.300 karyawan dan tenant di Nagoya Hill Shopping Mall, Sabtu (29/5/2021) pagi. Rudi berharap, dengan vaksinasi tersebut, penyebaran Covid-19 di pusat perbelanjaan bisa diantisipasi.

"Mudah-mudahan kita bisa melewati gelombang ketiga (penyebaran Covid-19). Sekarang kita jangan berpikir takut rugi dulu, kalau Covid-19 beres, baru kita bakal mendapatkan untung," ujar Rudi.

Ia mengatakan, Batam saat ini memiliki kebijakan pembatasan pergerakan masyarakat. Ia juga meminta pengelola mal untuk mendukung dan menerapkan protokol kesehatan di pusat perbelanjaan tersebut.

"Vaksinasi ini juga bagian dari upaya kita menangani Covid-19. Usai divaksin, semua masih tetap wajib menerapkan protokol kesehatan," katanya.

Dalam kegiatan yang dihadiri Wakil Gubernur Kepri, Marlin Agustina, Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, dan beberapa pejabat lain itu, Rudi mengatakan bahwa penanganan Covid-19 di Batam terus digencarkan. Salah satunya, mengantisipasi penularan melalui pasien tanpa gejala (Orang Tanpa Gejala/OTG).

"Pasien OTG kita kumpulkan semua di Asrama Haji untuk menjalani masa karantina demi memutus rantai penyebaran Covid-19," katanya.

Bagi Rudi, kebijakan tersebut dinilai efektif agar karantina mandiri benar-benar mampu menjadi solusi mengantisipasi penularan Covid-19 meluas.

"Kita punya kewajiban menyelamatkan nyawa orang lain dan tidak menularkan virus kepada orang lain," katanya.

Rudi tak lupa mengingatkan semua tenant di mal untuk mengikuti aturan yang termuat dalam Surat Edaran Wali Kota Batam untuk membuat jarak dan membatasi pengunjung agar tidak terjadi kerumunan. Sejumlah fasilitas penunjang protokol kesehatan juga harus dilengkapi.

"Mari sama-sama kita melawan Covid-19 ini dengan protkes 5M, memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan, menghindari kerumunan, dan mengurangi mobilitas," katanya.


Editor: jj

Kronologi 3 Warga dari Riau Tenggelam Saat Mudik ke Sumbar Lewat Sungai

By On Mei 14, 2021

Dokumen istimewa


Pekanbaru –
Tiga orang warga dari Kabupaten Bengkalis, Riau, meninggal dunia akibat tenggelam saat mudik ke Sumatera Barat (Sumbar) melewati jalur sungai.


Dilansir KOMPAS.com, Koordinator Pos SAR Limapuluh Kota Robi Saputra mengatakan, korban awalnya menyewa perahu mesin milik warga Desa Tanjung, Kecamatan Koto Kampar Hulu, Kabupaten Kampar, Riau, Rabu (12/04/2021) pukul 14.00 WIB.


“Pemudik ini pulang melewati jalur sungai karena ada penyekatan mudik,” kata Robi, saat diwawancarai Kompas.com di Desa Tanjung, Jumat (14/05).


Dia melanjutkan, pemudik menggunakan dua perahu mesin. Satu perahu berisi empat penumpang, lima orang masuk operator.


Sementara perahu yang kedua berisi tiga penumpang dan satu operator. Perahu mesin tersebut bergerak melewati Sungai Kopu di Desa Tanjung.


Arus sungai ini sangat deras dan ekstrem, apalagi sedang pasang.


Sesampainya di Toluok Subanio, perahu berpenumpang empat pemudik tiba-tiba terbalik saat melawan arus.


“Penumpang atas nama Rahman Rahim selamat, sedangkan tiga orang lainnya tenggelam. Termasuk operator segol (Rais) juga selamat,” sebut Robi.


Ketiga korban tenggelam, tambah dia, berdasarkan keterangan korban selamat, tidak bisa berenang.


Sementara satu perahu mesin berpenumpang tiga orang melapor ke Pos SAR Limapuluh di Desa Muara Paiti.


Karena kejadiannya di dekat Desa Tanjung yang ada hilir sungai, warga berbondong turun ke sungai mencari korban.


Tim SAR Limapuluh Kota bersama ratusan pemuda Desa Tanjung mencari korban dengan menyusuri sungai.


Termasuk pencarian korban dibantu Tim SAR Pekanbaru, BPBD, Tagana dan TNI, karena korban diperkirakan hanyut ke hilir Sungai Kampar.


Peralatan yang digunakan untuk pencarian berupa perahu karet tim SAR dan BPBD, serta perahu mesin milik warga Desa Tanjung.


“Kami ada dua tim dari Pos SAR Limapuluh dan SAR Pekanbaru. Dibantu BPBD dan Tagana, serta pemuda Desa Tanjung,” sebut Robi.


Petugas memang sempat kesulitan mencari jasad ketiga korban, karena kondisi air sungai sedang pasang dan keruh. Apalagi, arus sungai deras.


Namun, berkat kerja sama tim dam warga, korban berhasil ditemukan pada pencarian hari kedua.


Ketiga korban ditemukan hari ini. Para korban dievakuasi dan dibawa ke kampung halamannya di Sumatera Barat.


“Alhamdulillah, ketiga korban sudah berhasil kami temukan,” ucap Robi.


Sebagaimana diberitakan, empat orang warga dari Riau nekat mudik ke Sumatera Barat melewati jalur sungai.


Mereka menyewa perahu mesin dari Desa Tanjung, Kecamatan Koto Kampar Hulu, Kabupaten Kampar, Rabu (12/5/2021), sekitar pukul 14.00 WIB.


Mereka nekat pulang ke kampung halaman ke Sumatera Barat ketika pemerintah melarang rakyatnya mudik lebaran.


Namun, perahu mesih atau segol yang kemudikan oleh Rais, warga Desa Tanjung, tenggelam akibat arus yang deras.


Ada pun tiga orang penumpang tewas, yakni Fadil Irsandi (20), Rajis (37), dan Novi Arisman (31).


Sedangkan korban selamat bernama Rahman Rahim (20).(*)

Setelah Miliki Wakil, Jajaran Pemko Tanjungpinang Berikan Kejutan Kepada Wali Kota

By On Mei 12, 2021

Istimewa


Tanjungpinang -
Setelah mendapat hadiah Wakil Wali Kota sehari sebelumnya, malam harinya tepat pukul 00.00 Wib, sejumlah jajaran Pemko Tanjungpinang memberikan kejutan hari ulang terhadap Walikota Tanjungpinang Hj. Rahma S.IP di kediamannya, Selasa (11/5/2021) dini hari.


Masih dalam suasana yang penuh kejutan, Rahma menyampaikan ucapan terima kasih kepada Pemeluk jajaran Kota Tanjungpinang yang datang memberikan kejutan.


"Alhamdulillah, saya ucapkan terima kasih kepada semua yang telah menyempatkan waktu datang untuk memberikan ucapan, semoga kita semua selalu dalam keberkahan dan tetap jaga kesehatan," ujarnya sambil diaminkan oleh yang hadir.


Rahma yang didampingi oleh suaminya, HM Agung Wira Dharma, SH juga menyampaikan dirinya tidak menyangka bahwa di hari ulang tahun juga mendapatkan kado istimewa yakni terpilihnya Wakil Wali Kota Tanjungpinang. 


"Lebih istimewanya, di hari ulang tahun saya ke-46 ini diberi hadiah isitimewa yaitu dengan terpilihnya Wakil Wali Kota Tanjungpinang, semua itu atas kehendak Allah dan menjawab pertanyaan masyarakat atas kehadiran Wakil Wali Kota, semoga ini semua membawa berkah untuk kita semua dan menjadikan Kota Tanjungpinang yang lebih baik dan maju," lanjut Rahma.


Zulhidayat, S.Hut, Plt. Kepala Dinas PUPR Kota Tanjungpinang, RSUD Dirut, Kabid Dinkes menyampaikan ucapan selamat ulang tahun dan mendoakan Wali Kota Tanjungpinang, Hj. Rahma, S.IP agar selalu diberi kesehatan dan keberkahan dalam memimpin Kota Tanjungpinang. 


"Selamat ulang tahun Ibu Wali Kota, semoga selalu diberi kesehatan, kesuksesan dan keberkahan dalam menjalankan amanah sebagai pemimpin di Kota Tanjungpinang," katanya.


Selain para kepala OPD, turut memeriahkan memberikan kejutan untuk orang nomor satu di Tanjungpinang tersebut, Kabag Prokompim Setdako Elvi Arianti, S.Pt, M.Si seluruh beserta ksubag, serta staf protokol dan komunikasi pimpinan yang dalam kesehariannya mengikuti segala bentuk kegiatan Wali Kota. Selain itu juga hadir para kasubbag bagian Umum beserta staf. (Red)

Bupati Asahan Bersama Kapolres Tinjau Pos Penyekatan Larangan Mudik

By On Mei 10, 2021

Istimewa

Riau - Dalam rangka memantau Pos Penyekatan Arus Mudik di wilayah Kabupaten Asahan, Bupati Asahan H. Surya, Bsc dan Kapolres Asahan AKBP Nugroho Dwi Karyanto SIK, meninjau langsung pos penyekatan larangan mudik lebaran di pintu masuk dan keluar wilayah Kabupaten Asahan, Senin (10/05/2021).


Bupati Asahan H. Surya, BSc mengatakan,  peninjauan langsung untuk memantau pos penyekatan mudik dan melihat secara langsung pengamanan yang dilakukan sesuai instruksi Pemerintah pusat terhadap larangan mudik yang dimulai dari tanggal 06 Mei 2021 sampai dengan 17 Mei 2021.


Pos penyekatan yang dipantau pada hari ini antara lain Pos Penyekatan II Simpang empat, yang berada di Jalan Perintis, Jalinsum Medan-Tanjungbalai, KM 175 - 176, Dusun VII B.Batu X Desa Simpang Empat, Kecamatan Simpang Empat. Selanjutnya di Pos Penyekatan III Aek ledong, yang berada di Jalinsum Medan-Rantau Prapat KM.213 - 214 Desa Aek Ledong, Kec. Aek Ledong.


Terkait Hari Raya Idul Fitri yang semakin dekat dan untuk mengantisipasi para pemudik yang akan berlebaran di kampung halaman, jajaran Polres Asahan, Dinas Perhubungan bekerjasama dengan TNI, Pol PP serta Dinas Kesehatan semakin gencar melaksanakan penyekatan di jalur masuk dan keluar wilayah Kabupaten Asahan. 

"Semuanya ini dilakukan untuk menjaga masyarakat Kabupaten Asahan agar tetap sehat dan terhindar dari Covid-19. Penyekatan dilakukan secara berjenjang sampai ke tingkat kecamatan", ujarnya 


Sementara Kapolres Asahan AKBP Nugroho Dwi Karyanto, SIK mengatakan pemeriksaan akan dilakukan kepada semua pelintas dari luar daerah yang melewati wilayah Kabupaten Asahan. Di tempat penyekatan juga disediakan petugas kesehatan untuk melakukan tes swab bagi mereka yang melintas.


“Di hari ke 5 Ops Ketupat Toba, ada sekitar kurang lebih 156 pemudik yang sudah kita suruh putar balik. Hal ini dikarenakan mereka tidak dapat menunjukkan dokumen surat keterangan bebas covid, untuk itu seluruhnya kita lakukan tindakan tegas dan menyuruh putar balik," tegas Nugroho.


Sementara di setiap pos juga terlihat beberapa badut pengaman sebagai terobosan pihak Polres Asahan dalam membantu melakukan penegakan hukum dan  kesan yang lebih humanis. Kapolres juga berharap kepada seluruh masyarakat yang akan mudik, untuk menunda mudik dan berwisata dulu sampai pandemi Covid-19 ini mereda.


Selanjutnya Bupati dan Kapolres Asahan memberikan bingkisan berupa makanan dan minuman untuk personel Pos Pam dalam melaksanakan tugas pengamanan Operasi Ketupat Toba 2021. (Abdul F)

Bupati Pelalawan H. Zukri Tinjau Jalan Rusak di Kecamatan Bunut

By On Mei 03, 2021

Foto Istimewa (Dok: Lochas/HMS)


Pelalawan -
Bupati Pelalawan H. Zukri meninjau langsung jalan rusak yang berada di jalan Lintas Bono tepatnya di Desa Merbau Kecamatan Bunut. Selasa (4/05/ 2021). 


Dalam kegiatan tersebut, Bupati Pelalawan H. Zukri didampingi oleh perwakilan dari Dinas PUPR Provinsi Riau, Kepala Dinas PUPR Kabupaten Pelalawan, Camat Bunut Srinursari, SE, Kepala Desa Merbau Edy Maskur serta instansi terkait dan perangkat lainnya.


Bupati Pelalawan H. Zukri menyampaikan bahwa adanya kerusakan Box Culvert jalan itu rusak, diakibatkan tingginya curah hujan belakangan ini.


"Jalan ini adalah akses satu-satunya (via darat) yang menghubungkan beberapa kecamatan, namun tingginya debit air yang diakibatkan curah hujan yang cukup tinggi  menyebabkan bagian Box Culvert  mengalami kerusakan," katanya.


Selanjutnya, H. Zukri menambahkan bahwa, dalam waktu dekat jalan tersebut akan segera dilakukan perbaikan, agar jalan tersebut dapat kembali dilalui oleh masyarakat Pelalawan dengan lancar. (Loches)

Lantik Delapan Kepala Daerah Hasil Pilkada Serentak, Gubernur Edy Rahmayadi Ingatkan Agar Menjauhi Tiga Hal

By On April 26, 2021

Foto Istimewa

MEDAN – 
Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi melantik dan mengambil sumpah jabatan, delapan kepala daerah hasil Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 9 Desember 2020. Dalam arahanya, Gubernur mengingatkan agar menjauhi tiga hal yang selalu mendera kepala daerah, yakni memperkaya diri sendiri, memperkaya orang lain dan merugikan negara.


"Jangan memperkaya orang lain, dengan menyogok, jangan memperkaya diri dengan menerima suap, dan terakhir jangan merugikan negara. Jangan bikin malu Sumut lagi, ini yang harus kita jaga bersama, tidak bisa hanya dilakukan oleh Saya dan Wakil Gubernur, ataupun jajaran Forkopimda, tanpa kalian semua ikut menjaganya," ujar Gubernur Edy Rahmayadi di Aula Raja Inal Siregar, Lantai 2 Kantor Gubernur Sumut, Jalan Pangeran Diponegoro Nomor 30 Medan, Senin (26/4).


Kemudian, Gubernur mengatakan, ke depan kepala daerah jangan lagi ada yang berkubu-kubu. Proses demokrasi telah dilalui dengan baik, semua pihak harus bersatu kembali dan bersama-sama membangun daerah.


Disampaikan juga, Kepala Daerah harus  loyalitas dalam memimpin, menerapkan esprit de corp (rasa cinta terhadap kesatuan) dan bisa bekerja sama. "Kalian tak ada cerita tak loyal pada gubernur, pun begitu saya sebagai gubernur harus loyal pada presiden, karena semua itu sudah diatur pada undang undang," terangnya.


Para kepala daerah yang baru dilantik juga diharapkan segera memasukan program-program yang disampaikan saat kampanye ke dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD). Sehingga dapat menjadi bahan kajian untuk diaplikasikan dalam program pembangunan daerah.


"Setelah ini kalian akan menyusun visi dan misi Anda, apa yang dahulu kalian janjikan pada masa kampanye, kalian paparkan dalam RPJMD dan jadikan itu bahan untuk dikaji untuk pembangunan,"harapnya.

Ada pun kepala daerah yang dilantik yaitu Bupati Simalungun Radiapoh Hasiholan Sinaga dan Wakil Bupati Simalungun Zonny Waldi, Bupati Karo Cory Sriwaty Sebayang dan Wakil Buapti Karo Theopilus Ginting.


Bupati Nias Selatan Hilarius Duha dan Wakil Bupati Nias Selatan Firman Giawa, Bupati Samosir Vandiko Timotius Gultom dan Wakil Bupati Samosir Martua Sitanggang, Bupati Nias Barat Khenoki Waruwu dan Wakil Bupati Nias Barat Era-era Hia, Bupati Nias Utara Amizaro Waruwu dan Wakil Bupati Nias Utara Yusman Zega.


Walikota Gunungsitoli Lakhomizaro Zebua dan Wakil Walikota Gunungsitoli Sowa'a Laoli, Dan terakhir Wakil Walikota Binjai Amir Hamzah yang dilantik menjadi Walikota Defenitif Kota Binjai.


Bupati Simalungun Radiapoh Hasiholan Sinaga mengatakan akan segera menyusun RPJMD untuk pembangunan di Kabupaten Simalungun. "Dalam waktu dekat akan kita susun RPJMD, saya akan kumpulkan OPD yang ada di Simalungun, dan akan kita sesuaikan dengan Visi dan Misi Sumut," ungkapnya.


Turut hadir pada prosesi pelantikan tersebut, Wakil Gubernur Sumut Musa Rajekshah, Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Sumut R Sabrina, Wakil Ketua I TP PKK Sumut Sri Ayu Mihari dan Kepala Dinas Kominfo Sumut Irman Oemar. ***


Sumber : Humas
BANYAK LAGI HAL-HAL BAGUS
MgidMgid

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *